Selasa, 24 Februari 2015

nadea kentut mungil Part II

hai sahabat sahabat Sang Governor..
assalamualaikum wr,wb. bolehkah aku menyapa kalian lagi wahai sahabatku? mari beri tepuk tangan yang meriah dulu buat Sang Governor hehehe.. biar makin semangat gitu.

adek angkat
Terima kasih ya sahabatku, atas dukungan dan partisipasi kalian buat aku, semoga yang terbaik selalu meyertai sahabat semua.

Masih ingat dengan cerita Nadea kentut mungil yang pertama?? yang masih ingat aku akui ingatannya sangat kuat, dan aku yakin yang masih ingat juga bakal selalu ingat kalau Sang Governor ini adalah manusia dengan sejuta impian, karena itulah Impianku.

Mungkin sahabat bertanya tanya kenapa aku mengulas kembali cerita ini, sebenernya bukan mengulang juga, tetapi melanjutkan karena aku dan si nadea sampai saat ini masih berteman, berkomunikasi, dan berinteraksi, aku juga heran sambil geleng geleng kepala, aku berjumpa ini orang sewaktu KKN "Kuliah Kerja Nyata" kampus aku, kami berbeda jurusan dan fakultas, namun hubungan baik diantara kami pun masih terjaga, bukan berarti dengan teman KKN aku yang lain gak terjaga ya, jujur 13 orang kelompok aku saat KKN, yang masih lancar komunikasi hanya 2 orang, nadea dan doni, ya walaupun kebanyakan lewat bbm.
doni dea dan aku

hmm.. dea.... itu yang biasa panggilannya, butet iya juga sih panggilannya, tapi kalau lagi baik baiknya kami berdua panggil abang adek, abis dea ini terkadang udah kayak adekku, badan kecil sedangkan kentutnya luar biasa besarnya.

sepulangnya dari desa tempat KKN kami di Bukit Betung Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Riau, kami satu sama lain jarang bertemu, rasa kangen pasti ada, apalagi ketika melihat foto foto kocak kami selama 2 bulan disana, aku pun kadang suka ketawa ketawa sendiri sambil geleng geleng kepala..13 orang yang udah semacam keluarga baru yang saling melindungi.

Selesai KKN maka kegiatan kampusku juga semakin berkurang, dan itu yang membuat aku bosan, dan muncullah ide di benakku untuk mengikuti les bahasa inggris demi mengisi waktu senggangku, setidaknya nanti aku juga bisa lancar berbahasa inggris dan semakin pas untuk mewujudkan impianku yakni Sang Governor. sejak ide itu muncul aku pun mulai menjajaki kota pekanbaru dengan menggunakan Bus Trans Metro Pekanbaru sendirian mencari tempat les yang baik untukku. seharian aku berkelana mengelilingi kota, namun tak jua berjumpa tempat les tersebut (sedih hatiku), iya gak jumpa jumpa, abisnya aku baru kali itu naik Busway, jadi aku gak tau cara transit, cara turun dan segala macamnya, jadi seharian aku gak ada keluar dari bus tersebut, bayangin dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam aku masih di dalam bus tersebut, hingga pada akhirnya sopir dan knek bus bertanya kepadaku : "wahai anak muda, kenapa engkau masih tetap di dalam bus kami? hendak kemana engkau wahai anak muda? ini sudah waktunya bus beristirahat dan akan dilanjutkan esok hari lagi". mendengar kata kata sopir bus tersebut aku pun menangis terseok seok bagaikan suster ngesot, lalu aku pun di turunkan di halte yang aku tak tau dimana aku berada. pada akhirnya aku lambaikan tangan ke kamera sambil berkata hidup memang keras, hehehe gak kok, aku lambaikan tangan karena aku melihat taksi lalu aku buka pintu taksi tersebut seraya berkata "Panam pak, jln Garuda Sakti".

nempel terus kan sama aku dea nya


keesokan harinya ternyata ada pemberitahuan di handphone ku, yang tertulis bahwa nanti malam Laskar Bukit Betung (anak KKN kelompok aku ) berkumpul di salah satu tempat makan dengan agenda rindu rindu_an. pada malam harinya aku pun bersiap siap dengan segala parfum dan bedak koleksi ku, biar ketampanan dan wibawaku terpancar di malam itu. Setelah selesai berdandan ala Zafran 5cm (herjunot ali) yang akan mencari Riani (Raline Shah) aku pun mulai menghidupkan mobil untuk berangkat, ternyata ketika di starter mobil ku tak kunjung hidup, apa mungkin karena belum dipanaskan ya? berulang kali aku starter tak jua nyala, lalu aku ambil jalan terakhir dengan cara mengengkol mobil ku, alhamdulillah nyala... terima kasih engkol, terkadang starter tak bersahabat, jahat!!

di perjalanan handphone ku bersuara sambil berkata, "ada yang nelfon pak gov" dan ternyata nadea yang menelfonku, dengan santai aku angkat

sang gov : " hallo.. ada apa dea??
nadea : jemput aku dong sang gov, aku gak berani bawak motor sendirian malam malam, pliisss sang gov keren, manis, humoris, idealis dan fantastis dengan nada yang merdu merayu.

Mendengar pujiannya aku langsung bersemangat dan mau menjemput dea. Diperjalanan aku bercerita panjang lebar, sisi kali sisi, dan keliling. maksudku aku curhat sama dea tentang keinginanku untuk les bahasa inggris, tau gak sahabat sahabat Sang Gov, ternyata aku curhat sama orang yang tepat. Kenapa? karena dia udah seminggu les bahasa inggris. mendengar kalau dea udah les bahasa inggris seminggu yang lalu, aku pun berhenti di pinggir jalan, kami berdiri berhadapan aku pegang tangannya lalu aku berlutut di depannya sambil berkata "wahai dea, terima kasih kau telah menjawab keluh kesahku selama 2 hari ini, kau bagaikan mentari yang menyinariku hingga aku menjadi orang berkulit hitam akibat kepanasan"

Dari sanalah awal aku mengetahui tempat les bahasa inggris, aku dan dea pun satu kelas, mungkin karena les itulah kami masih sering jumpa dan komunikasi, yang jauh berbeda dengan laskar bukit betung yang lain yang entah bagaimana nasib mereka tanpa aku. :D

Nadea....... dia yang duluan masuk les, dia pulak yang pemalu ataupun grogi ketika di suruh maju kedepan kelas misalnya, yah aku sadari mungkin karena dia masih kecil, eh padahal tua'an dia dari pada aku, oh mungkin karena aku ya dia jadi grogi? wkwkwk
aku gak habis fikir dengan tingkah laku dea, ketika tiba jadwal les, pasti dea selalu bbm aku "sang gov nanti duduk samping aku ya, biar bisa ajarin aku nanti, malu aku ntar kalo di tanya dosen gak dapat" kata kata itulah yang aku terima tiap malam ketika hendak pergi les, saking pengen nempelnya sama aku, bangku untuk aku duduk udah disiapinnya pas disampingnya, bener bener Sang governor yang berkharisma yang selalu di tempelin wanita. Tapi ini wanita sangat beda sahabat sahabatku, kenapa??apalagi kalo bukan Kentut nya. Ketika aku serius memperhatikan dosen di depan dan mata kami pun serius menatap kedepan kelas, mulailah kaki jahil Dea menginjak kakiku, aku kan jadi risih, pertama tak aku hiraukan, tapi malah makin di ganggu nya konsentrasiku belajar.

di sela sela dosen menerangkan di depan kelas :

Sang Gov : kamu kenapa sih dekk, dari tadi gangguin terus, kalau kayak gini malas aku di sampingmu duduk.
Nadea : aku sesak Kentut abang (pasang muka melas dan pucat karena nahan kentut)
Sang Gov : yaudah... kentut lah dek, tapi ingat jangan pake Bass yaa...cukup anginnya aja yang keluar gak perlu ada bunyi nada nada
Nadea : yalah bang, tapi diam aja ya, nanti kalau ada yang ngehirup aroma nya dan bertanya siapa yang kentut gimna tu bang??
Sang Gov : udah santai,,,pasang aja wajah tak bersalah dek, yang penting saat ini adalah perutmu Lega dekk.
Nadea : ok bang, nih aku mulai keluarin lagi..........beehhhh seedaap bang .. legaaaaa
Sang Gov : iya lega dek tapi hidung aku jadi mampet tau gak!!!!!!!!

hari demi hari, minggu demi minggu berlalu, begitu banyak hal kocak yang kami lakukan di kelas bahasa inggris tersebut, dan salah satunya ialah perbandingan kulit.
sebenarnya kulit aku dan dea gak jauh berbeda rada rada sawo matang, tapi semenjak aku penelitian di lahan yang tiap hari di sinari mentari tengah hari, maka perlahan lahan kulitku pun gosong, ejekan dari dia pun mulai menghampiriku, setiap aku nulis catatan ketika les, selalu lengan tangannya di deketin ke tanganku dengan alasan ingin ngebandingi warna kulit kami yang udah bagaikan coklat dan kopi.
aku gak mau kalah dong...masa aku di ejek terus..lalu aku perhatiin si dea sambil berkata "nad..jadi cewe feminim dikit ngapa??dandan dikit kek, biar kelihatan wanitanya, biar cantik gitu, dan mana tau aku bisa klepek klepek ngeliatmu" dari pada kek gini, pengentut, kalau jalan persis kek ibu ibu hamil "ngangkang" kurus, datar gak berisi..hahaha

keesokan malam ketika jadwal les aku pun berangkat dari rumah menuntut ilmu demi kelancaran dalam berbahasa inggris, sesampainya dikelas tumben aku datang duluan dari si Dea kentut itu, aku pun dudukdi bangku kosong, iya gak mungkinlah duduk di bangku yang udah ada orangnya... 5 menit aku duduk sambil ngeGame di handphone, datanglah Dea.. dann ternyata apa yang terjadi, mataku tak berhenti mengedip melihat dea, sungguh ada yang berbeda dari biasanya,, penasaran kan sahabat Sang Gov??
iya aku pun kaget, ternyata berhubungan dengan bibir loh sahabat sahabat Sang governor, pada malam itu bibir nadea sungguh merah merona bagaikan berdarah.wkwk

sungguh malam yang bikin aku pengen ketawa setengah mati begitu melihat penampilan dea sire butet. hahaha gak biasanya dea memakai lipstick, dan malam itulah aku pertama kalinya ku melihatnya, seperti biasa dia duduk di sampingku. ya allah ada apa dengan ni anak kok bisa berubah gini? (kataku dalam hati)
dea hanya tersipu malu sambil menutup bibir merahnya dengan kain jilbab nya dan berkata 'Diam lah bang, malu aku niiiii " hahahah

Sang Gov : eh nad, kok jadi berubah gini bibirmu?
Nadea : biasa ajalah ngeliatin aku, kan aku jadi malu bang
Sang Gov : iya tapi ini pemandangan yang aneh bagiku, apa karena mu kefikiran kata kata aku kemaren yang nyuruh mu untuk lebih feminim?
Nadea : eh GR yaaaaa...
Sang Gov : alahh.. ngaku aja, pasti kefikiran kata kata ku kan?? yeeeee akhirnya nasehatku di dengernya juga.. yaiyalah.. yang nasehatinnya Sang Gov.. eh nad tapi ini bukan untuk bikin aku naksir mu kan?hahaha
Nadea : awas aja kalau ntar naksir mu
Sang Gov : insya allah kamu akan jadi temen baikku terus, aku gak bisa naksir sama orang kek gini nad, udah kek adekku sendiri, kita ini satu tipe, sama sama suka ngejek, oia aku lupa kamu kan suka kentut juga. wkwkwk

Pada akhir cerita ini, aku mau ngucapin terima kasih buat si kentut Dea, yang menurut aku salah satu temen yang asik dan bisa juga bikin aku ketawa, gak nyangka juga sih bisa berteman sampai detik ini, dan semoga pertemanan kita ini masih akan berlanjut sampai tua nanti. amiiiiinn
aku punya pesan ni nad, jadilah diri sendiri dan semoga nanti bakal dapat seseorang yang pas dengan karaktermu..aku aja penasaran siapa suami mu kelak yang bakal mu kentutin tiap malam dekk dekkk..hahahaa
oia.. salam rindu dari Sang Governor..aku berharap suatu saat nanti kita Laskar Bukit Betung bisa kumpul lagi dan aku pengen kita liburan dimana disana kita bisa ketawa ketawa lagi, nangis lagi, kelahi lagi dan pelukan lagi.
apapun kesalahan aku yang menyinggung perasaanmu dekkk, jangan masukin ke hati, tapi masukin aja tuh di sungai, karena sesungguhnya aku hanya ingin bercanda tawa dengan siapapun orang yang ada di sekitarku



-----Nadea Sire "Laskar Bukit Betung"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar