Rabu, 10 Desember 2014

Tupperware





Haii semua sahabat sahabat Sang Gov... bagaimana?? Bagaimana apa cobakk..
Ya bagaimana keadaan sahabat Sang gov tercinta?? Tau gak.. dimana pun aku, aku selalu berdoa agar kalian para sahabatku masih tetap dalam lindungan yang maha kuasa :D
Bukan karena maksud apa apa, tapi itulah sosok Sang Governor, dari remaja kini aku mulai membiasakan diri menjadi pribadi yang berakhlak mulia, walaupun aku ini banyak dosa, insya allah kedepan mari kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aminn

Wahai sahabatku, akhir akhir ini aku mulai risih dengan dugaan orang kepadaku, makanya aku pengen curhat dikit sama kalian... semua manusia yang kenal aku terus jumpa sama aku, mereka selalu kaget dan berkata “wahai eko manusia keren dan ganteng, kenapa sekarang engkau menjadi gelap gulita? Ada apa dengan engkau wahai gerangan?”
Dengan santai tapi sakitnya di pantat aku jawab “wahai anak muda, emang kemaren aku kek mana menurutmu? Kok tiba tiba bilang aku gelap gulita???”
Lalu anak muda menjawab sembari pipinya yang memerah.. “sebulan yang lalu aku berjumpa dengan engkau wahai sang governor, kau begitu bening, mulus dan putih bersinar seperti mutiara. Sekarang kenapa mulai gelap wahai sang gov??
Dengan sedikit mengeluh aku jawab “terima kasih wahai anak muda, jujur saat ini aku lagi fokus pada suatu titik dimana aku sedang menjalani proses aku menuju 2 tujuan yakni sang governor dan sang ahli jeruk, untuk mendapatkan itu aku harus rela berjemur dibawah terik matahari pukul 12 siang sampe pukul  5 sore, oleh sebab itulah kulit ini agak sedikit gosong dan wajahpun mulai di kerumuti oleh jerawat yang makin menggoda setiap insan wanita yang melihatku”
mulai lelah dengan beban yang aku pikul

Nah sahabat sahabat ku yang tercinta dimanapun kalian berada, dari pembukaan diatas jelas sudah kenapa sebenernya aku jarang muncul dan kenapa aku mulai gosong...simpel jawabannya Matahari!!!
Aku berjemur tentu tak mau sendiri karena aku punya sosok manusia yang mempunyai rambut agak keriting dan perut yg mulai buncit seperti aku.. nah aku pun bingung,,dulu dia ini tak buncitlah, kenapa sekarang jadi kek gini ni orang...apa karena aku? Loh kenapa? Apa karena dia sengaja pengen buncit kek aku? Biar dikatain ganteng kek aku juga?? Hanya rumput yang tau saudara saudara...
hendri dengan santainya menahan beban yang dipikulnya

Baik... TUPPERWARE ini sebenernya nama sebuah pruduk... tapi inilah yg bikin ahti aku serrkkk untuk mengangkatnya menjadi judul celotehan aku kali ini, aku sih manggil tupperware ini dengan sebutan “TUP”... mau tau gak alasannya apa??
Iya karena hanya Tup yang sangat mengerti kami disaat kami kehausan, dan kehausan tersebut ialah hal yang wajib kami jalani setelah kami banting tangan, banting kaki, banting hati bahkan banting tulang hingga banting kentut, karena kecapean kentut pun sangat mudah keluar dari rongga hidung kami...bagi kami itu hal yang biasa, tapi bagi manusia yang berkunjung ke lahan kami itu adalah hal yang sangat menakjubkan. Kenapa? Karena mereka belum pernah melihat 2 orang manusia yang lagi megang cangkul kemudian kentut secara bersamaan dan nada yang berbeda dan aroma yang menggoda sehingga terciptalah suasana damai atau dengan kata lain suasana PLONG!!!!
Hendri..itulah nama manusia keriting yang aku ceritakan barusan, aku dan dia bagaikan papan catur, karena aku putihnya dan dia hitamnya..hahahahah peaceeee!!!
Tupperware diatas menggambarkan betapa haus nya kami akan ilmu..hahaha hingga kami rela gosong dan bokek... iyaa bokek,,sangat bokek,,sehingga aku berniat untuk jomblo dulu selama jeruk itu berhasil,,hahahah
mulai kelihatan gelap gulita kulitnya

Hendri memilih untuk memakai TUP yang berwarna orange selama ia merawat mangga nya, dan ia memilih ukuran mini, yah mungkin karena ia hanya butuh air sekian untuk diminumnya...namun berbeda terbalik degan aku yang emilih TUP yang berwarna ungu dengan ukuran yg besar dari pada punya hendri..jujur aku sangat kehausan akan air begitu juga ilmu..hahaha wajarlah kan sosok Sang Governor...banyak minum air putih juga akan menambah putih pada kulit ku...semoga aja,,,doain ya sahabat sahabat Sang gov. Hehehe
Tup adalah sesuatu yang sangat berjasa bagi Sang Gov, begitu juga si Hendri Master Mangga... Tup selalu setia membawakan kami air kemana pun kami dinas... dan aku juga akan berniat akan memasukkan nama Tup di karya tulis aku nanti. Wkwkwk

tutup kepalanya hendri gak ada duanya deh
  
Selanjutnya yang juga sangat setia menemani kami kemana pun kami dinas ialah vixi dan Beat.... nah ini dia sosok benda yang berharga bagi kami, tanpa mengeluh ia selalu mengantarkan kami kemanapun kami ingin, bahkan ia pun rela penuh dengan lumpur demi mengantarkan kami menuju mimpi kami berdua... thanks beat and thanks vixi.



Terkadang ketika jam lelah kami di lahan..kami berdua pun terbaring lemes disebuah pondok mungil yang kami buat sendiri menggunakan beberapa balok kayu beratapkan spanduk spanduk bekas yang kami dapatkan pada malam hari..hahaha.. aku selalu melihat langit yang sering dilewati pesawat dengan suaranya yang keras sekeras miuman keras.
Apa yang aku fikirkan?? Tentu ujung dari penelitian kami ini! Kemana dan apa jadinya nanti.. yang jelas aku dan hendri bertekad dengan jeruk dan mangga ini insya allah kita akan bisa terbang kemana mana, persis seperti pesawat yang selalu lewat diatas kepala kami ketika kami lagi bekerja.
Amiiinnnn ya rabb...
Sahabat sahabatku yang aku rindukan..... siapapun yang menganggap dan menilai impian kalian dengan kata GILA... jangan pernah untuk padam. Apa mereka lebih baik dari kalian?? Nggak kan.
Nikmati aja prosesnya, tekun, dan kelak kalian akan menikmati kegilaan dunia yang fantastis. Kemudian kalian liat kembali mereka yang menganggap gila kemarin..bagaimana nasibnya? Disaat itulah kita kasih dia dengan kata Terima Kasih motivasinya dengan kata Gila dulu teman.

Okehh.. salam rindu dari manusia dengan sejuta impian “SangGovernor”

betapa kerennya SangGov

Tidak ada komentar:

Posting Komentar